Home » , » Resiko Melepas Selang Air Pendingin Oil Cooler Mobil

Resiko Melepas Selang Air Pendingin Oil Cooler Mobil

Advertisement
Melepas selang pendingin oil cooler - sering kali kita menemukan trik trik yang tidak masuk akal yang biasa akan kita temukan di komunitas komunitas otomotif roda empat tertentu, seperti salah satunya adalah melepas selang saluran air pendingin yang menuju oil cooler dengan harapan agar rpm mesin cepat naik.

oil cooler mobil


Apakah dengan melepas saluran air pendinginan yang menuju kedalam oil cooler ini benar bisa membuat rpm mesin mobil bisa naik ? jawabnya sepertinya tidak mungkin, kenapa demikian ? karena pada sistem pendinginan oli mesin mobil dengan oli mesin sepeda motor ini sangatlah berbeda sekali.

Jika pada mesin sepeda motor seperti satria FU tentu anda pasti sudah tahu bagaimana bentuk alat pendingin oli mesin yang mirip dengan radiator itu, namun pada jenis kendaraan roda empat tidak demikian, khusus untuk oil cooler standar bawaan mobil biasanya menyatu dengan rumah saringan oli. Proses pendinginan oli mesin mobil bil standar tidak menggunakan bantuan angin melainkan bantuan air pendingin radiator.

Oli mesin yang akan menuju kedalam saringan oli, terlebih dahulu didinginkan dengan menggunakan air pendinginan radiator, barulah kemudian disirkulasikan ulang keatas untuk melumasi komponen bergerak yang ada didalam mesin.

Dengan kita mencabut selang air pendingin tersebut, malah akan mengakibatkan oli mesin lebih cepat panas sehingga mempengaruhi kinerja pelumasan mesin itu sendiri nantinya. Oli mesin akan semakin encer dan akibatnya suhu mesin pun akan naik.

Baca juga : Akibat malas ganti saringan oli, mesin mobil jadi rusak seperti ini

Catatan
Untuk desain bentuk oil cooler dari pabrikan mobil biasanya menyatu di bagian oil filter yang letaknya tentu sangat aman, atau ada juga yang terpisah dari oil cooler dengan bentuk lempengan tebal. Sedangkan untuk oil cooler variasi memiliki bentuk layaknya kisi kisi radiator, dan peletakannya pun perlu penanganan oleh tenaga profesional.

Biasanya jenis mobil yang secara default mengaplikasikan oil cooler dari pabrikan ialah mobil bermesin diesel, sebab pada mesin diesel kompresi mesinnya lebih tinggi dibandingkan mobil bermesin bensin, hal ini akan berpengaruh terhadap cepat lambat nya oli mesin menjadi panas.

oil cooler variasi
Oil cooler variasi, terpasang di bagian bawah mobil yang beresiko bocor terkena percikan kerikil jalanan

Semoga informasi diatas bermanfaat, silahkan dibantu share :).




Advertisement