AIR AKI TAMBAH BISA DIMINUM KAH ?

Apa air aki bisa diminum - banyak orang yang terkadang melakukan hal - hal yang bisa dikatakan sembrono, seperti salah satunya adalah banyak sekali orang yang mengatakan terbiasa meminum air aki tambah atau air aki suling yang berwarna biru. Padahal meminum air khusus untuk menambah volume elektrolit aki ini sangat tidak dibenarkan dan berbahaya.

Dikatakan berbahaya karena air aki tambah atau air aki suling yang biasanya dikemas kedalam botol plastik berwarna biru ini bukanlah air sembarangan, meskipun dari tampilan sekilas mirip dengan air mineral seperti merk aqua.

AIR AKI BISA DIMINUM KAH ?

Pada air aki tambah biasanya oleh pabrikan pengemas ditambahkan senyawa timbal kedalamnya meskipun proses produksinya dilakukan secara destilasi atau penyulingan. Fungsi dari penyulingan ini adalah untuk memurnikan cairan aki tambah tanpa tercampur oleh mineral lain, jadi air aki tambah ini pada mulanya murni benar benar air H2O.

Setalah itu baru untuk membuat cairan ini dapat membuat kinerja aki menjadi lebih baik dan awet, maka ditambahkanlah senyawa timbal (pb) kedalamnya. Jika kalian memperhatikan kemasan air tambah yang dijual dipasaran, biasanya seberapa banyak kandungan timbal akan di tulis di bagian label botol.

Baca juga : Nih perbedaan air aki botol merah dan biru

Yang sangat berbahaya jika sampai timbal yang terkandung didalam air aki tambah ini sampai masuk kedalam tubuh, timbal yang masuk kedalam tubuh akan terakumulasi didalam tulang dan dapat menyebabkan keracunan pada tubuh seperti rusaknya sistem saraf pusat, penurunan daya pikir, terganggunya fungsi kognitif dan lain lain, mengingat timbal adalah sejenis logam yang sangat amat beracun layaknya mercury.

Nah bila memang kalian haus, kenapa tidak meminum air yang memang dikhususkan untuk diminum seperti air aqua, air sumur masak ataupun air dari sumber mata air yang tidak tercemari oleh logam berbahaya ?.

Catatan

Tidak semua cairan aki tambah ini mengandung timbal, ada juga beberapa perusahaan yang mengemas air yang benar - benar murni hasil suling tanpa penambahan timbal. Jadi kalian wajib mencari dan membaca label yang tertera pada kemasannya ya sebelum coba - coba meminumnya bila memang lebih suka minum air aki dibandingkan air mineral.

Baca juga : Kasus aki mobil meledak, apa sih penyebabnya ?




PENYEBAB AIR AKI CEPAT HABIS

Air aki cepat habis - aki adalah bagian yang tak terpisahkan pada kendaraan bermotor baik itu motor roda dua maupun motor roda empat. Karena fungsi aki disini sangatlah penting, bila aki sampai rusak tentu kita juga yang akan kerepotan.

Kerusakan aki bisa disebabkan oleh banyak sekali faktor baik karena faktor teknis seperti pemasangan komponen lampu / kelistrikan lain yang ngawur, juga faktor non teknis seperti lalainya pengguna dalam melakukan perawatan.

Penyebab Air Aki Cepat Habis Dan Mengatasinya


Beberapa kerusakan yang sering terjadi pada aki kendaraan diantaranya meliputi aki yang cepat sowak dan tidak mampu bertahan lama, aki cepat panas, aki tiba tiba mendidih dan juga air aki cepat sekali habis untuk aki basah. Untuk detail info nya bisa baca tulisan kami sebelumnya di : Kerusakan yang sering terjadi pada aki .

Nah khusus di kesempatan kali ini kita akan fokus membahas mengenai penyebab kenapa air aki bisa cepat habis serta cara menanganinya agar air aki tak mudah habis kembali.

Penyebab air aki gampang habis

Pada aki jenis basah diperlukan sebuah cairan elektrolit yang berfungsi untuk membantu memproses arus listrik secara kimiawi, baik pada saat proses charging alias pengisian maupun pengosongan ( baterai sedang digunakan sampai habis energinya ). Tanpa adanya air aki sudah barang tentu proses kimia tidak akan terjadi sehingga arus listrik yang dimasukkan kedalam aki tidak akan bisa disimpan. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai proses kimia pengisian pada aki silahkan cari di google :).

Baca juga : Ini bedanya aki basah dan aki MF

Nah pada kedua proses kimiawi diatas tentunya baik aki yang dialiri listrik dari dinamo ampere maupun mengalirkan listrik ke beban akan menghasilkan kalor atau panas. Kalian pasti sudah tahu bahwa zat cair jika terjadi perubahan suhu yang semakin panas, maka penguapan yang terjadi pun akan semakin besar, nah hal inilah yang membuat volume elektrolit didalam aki berkurang secara berangsur angsur.

Dari kedua proses diatas, biasanya yang menyebabkan suhu aki menjadi cepat panas dalam tempo yang singkat adalah, karena adanya arus pengisian energi listrik yang terlalu besar dari dinamo ampere atau yang sering disebut dengan istilah Overcharger.

Ketika terjadi overcharger maka suhu aki pun akan menjadi lebih panas dari yang seharusnya, hal ini tentunya akan mengakibatkan cairan elektrolit menjadi sangat panas bahkan sampai mendidih sehingga terjadi pemuaian yang extrim sehingga cairan aki akan cepat berkuran, habis bahkan kering bila kita tidak pernah mengontrol atau memeriksa secara berkala.

Cara mengatasi air aki cepat habis

Utuk menangani kasus air aki cepat habis, pertama - tama kalian wajib melakukan pengecekan pada generator listrik kendaraan ( dinamo ampere atau alternator atau spull ) mengenai arus listrik yang dihasilkan bisa menggunakan alat ukur konvensional semacam avometer, atau bisa menggunakan alat khusus pengecekan aki. Bila ternyata arus listrik yang dihasilkan lebih besar dari ketentuan standar, maka bisa dipastikan ada masalah dan perlu dilakukan perbaikan pada komponen ini. Jika perbaikan tidak bisa dilakukan maka jalan satu satunya adalah mengganti komponen tersebut dengan komponen yang baru.

Baca juga : Penyebab air aki mendidih bergejolak

Nah sebagai pemilik kendaraan yang masih menggunakan aki type basah, sangat disarankan untuk rajin memeriksa ketinggian cairan elektrolit serta menambahkannya jika cairan didalamnya berkurang dengan "air tambah". Hal ini sangat berguna untuk menjaga agar masa pakai aki basah menjadi lebih awet. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.



Apa Itu Ban Donat Pada Mobil ?

Pengertian ban donat - mungkin ada beberapa pembaca yang pernah mendengar istilah ban serep model donat, namun belum tahu bentuk dari ban yang memiliki nama bak kue ini ? Nah pada kesempatan yang baik ini kami akan memberikan penjelasan secara mendetail mengenai ban donat yang ada pada mobil.

Apa Itu Ban Donat Pada Mobil ?
Ilustrasi ban donut mazda MX5 image by : myroadtrip


Pengertian istilah ban donat

Ban donat biasanya merujuk pada sebuah ban serep mobil yang memiliki bentuk mirip seperti kue donat karena bentuk profil ban sangat berbeda dengan profil ban standarnya dan lebih mirip seperti ban sepeda motor. Ban model donat ini merupakan ban serep yang berukuran mini, yang biasanya dimaksudkan agar meminimalisir ruang penyimpanan ban serep sehingga bagasi mobil menjadi lebih luas. Untuk lebih jelas mengenai ukuran ban donut ini silahkan lihat gambar diatas.

Ban jenis ini memang kiat marak digunakan, mengingat mobil saat ini juga banyak yang lebih mengutamakan ruang bagasi yang luas, sehingga mau tidak mau ukuran ban serep pun dikorbankan agar nantinya bisa muat disimpan didalam ruang penyimpanan ban serep dalam bagasi yang juga didesain dengan ukurannya yang kecil.

Ban donat ini ukurannya pun juga bervariasi, ada yang lingkar diameternya sama dengan ban standar namun lebar tapak yang berbeda, ada juga ban serep yang baik lingkar diameter serta lebar tapaknya dibuat lebih kecil sehingga sangat - sangat mini. Dari kedua jenis ban serep donat tadi, yang ukuran diameternya sama dengan ban standar relatif lebih aman.

Baca juga : Wajib tahu !!! Ini kerugian mobil memakai ban dalam

Resiko bahaya ban donat

Meskipun ban donut ini diklaim memiliki kekuatan yang sama dengan ban jenis standar walaupun ukurannya mini, untuk penggunaan jangka panjang tentu akan beresiko dan tidak disarankan mengingat ukuran ban ini berbeda dengan ukuran ban standarnya. Terlebih lagi jika digunakan untuk melintasi jalanan yang kurang bagus dan berlubang lubang akan rawan terjadi kerusakan.

Bila mobil kalian ban serep nya termasuk ban donat, sebaiknya gunakan hanya jika dalam keadaan darurat saja, misalnya ketika ban mobil mengalami kebocoran dijalan sampai kalian menemukan bengkel tambal ban untuk menambal ban standar mobil yang mengalami kebocoran. Setelahnya kalian bisa menyimpan ban serep donat kemudian menggunakan kembali ban standar yang telah ditambal tadi.

Baca juga : Teknologi canggih ini memungkinkan ban kempis tetap bisa dipakai jalan

Nah itulah tadi sedikit ulasan mengenai ban donat yang ada pada mobil, semoga bermanfaat dan jangan lupa di share.



Penyebab Velg Mobil Cepat Rusak

Penyebab velg mobil rusak - setiap bagian pada sebuah kendaraan pasti akan mengalami kerusakan, kerusakan ini bisa terjadi karena masalah teknis maupun kelalaian si pemilik kendaraan. Bila sebuah kerusakan tak lagi bisa di perbaiki maka satu satunya jalan adalah dengan melakukan penggantian bagian yang rusak tadi dengan yang baru.

Dari sekian banyak kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mobil, velg adalah bagian yang paling rawan mengalami kerusakan. Kerusakan yang biasa terjadi pada velg mobil ini mulai dari velg peyang, velg retak hingga yang paling parah velg bisa pecah.

Penyebab Velg Mobil Cepat Rusak


Velg mobil yang rusak tentu saja akan mengganggu kenyamanan kita dalam berkendara, mulai setir mobil yang terasa bergetar dan membuat capek di tangan, body mobil juga akan terasa goyang sehingga membuat kita menjadi kurang nyaman saat mengemudikan mobil.

Banyak sekali penyebab kenapa velg mobil ini cepat rusak, beberapa diantaraya adalah sebagai berikut :

1. Sering melewati jalanan rusak

Seperti yang kita ketahui semua bahwa kondisi aspal jalanan di indonesia ini tidak semuanya mulus, bahkan masih banyak pula jalanan yang sama sekali belum diaspal dan hanya mengandalkan susunan batu yang ditata sedemikian rupa dimana orang awam menyebutnya "jalan makadam". Kendaraan yang sering digunakan melewati jalanan yang rusak dan dengan kecepatan yang tinggi pasti akan beresiko terhadap kaki kaki mobil, utamanya adalah ban dan velg. Oleh karena itu sangat disarankan untuk menurunkan kecepatan bila menemui jalanan yang seperti ini.

2. Penggunaan ban yang kurang sesuai velg

tiap jenis velg kendaraan memiliki karakter yang berbeda beda sehingga perlu menggunakan profil ban yang sesuai. Menggunakan ban dengan profil yang tak sesuai dengan karakter velg, selain bisa mengurangi kenyamanan juga rawan terhadap kerusakan velg dan beresiko terhadap keselamatan selama berkendara. Sangat disarankan untuk menggunakan ban sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan, kalian bisa melakukan konsultasi ke bengkel untuk hal ini.

Baca juga : Tips aman modifikasi velg mobil

3. Tekanan angin yang tidak sesuai

Penyebab kerusakan pada velg selanjutnya adalah mengenai tekanan angin ban yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Mengisi angin ban yang baik tentunya harus mengikuti anjuran dari pabrikan, kalian bisa melihat petunjuk tekanan angin yang direkomendasikan oleh pabrikan melalui stiker yang tertempel di bagian pintu mobil sebelah kanan depan.

Terlalu keras tekanan ban bisa menyebabkan ban menjadi benjol saat berbenturan dengn lubang di jalanan, sedangkan tekanan angin yang terlalu rendah bisa menyebabkan velg langsung menghantam bibir lubang di jalan.

4. Material velg yang kurang bagus

Bila kalian memutuskan untuk mengganti velg standar mobil dengan velg variasi / aftermarket, sebaiknya gunakan velg yang terbuat dari bahan berkualitas bagus. Sebab dipasaran saat ini banyak sekali beredar velg replika yang kualitasnya kurang bagus dan rawan sekali rusak seperti velg peyang, bengkok bahkan sampai pecah.

5. Gaya berkendara yang ugal ugalan

Dari sekian poin diatas, gaya berkendara adalah poin paling penting yang dapat mempengaruhi cepat lambatnya velg mobil mengalami kerusakan. Jadi usahakan jangan suka ngebut di jalan raya, apalagi di jalanan yang penuh dengan lubang jika tidak ingin velg mobil kalian cepat rusak.

Baca menarik lainnya : Waspada resiko menggunakan velg mobil replika

Nah semoga sedikit informasi diatas dapat bermanfaat.



Tips Isi Tekanan Ban Motor Yang Ideal

Tekanan angin ban motor - mengisi tekanan udara pada ban motor memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, pasalnya jika kita sampai salah dalam mengisi tekanan angin ban, dampaknya selain berbahaya terhadap diri kita saat berkendara juga kurang bagus terhadap pemakaian ban.

tekanan angin ideal ban motor
Ilustrasi pompa angin dengan tachometer  image by : 1stgearmotorcycleschool, ca


Mengisi angin pada ban yang pertama kali wajib diperhatikan adalah mengenai alat pengisian angin yang digunakan, sebaiknya gunakan yang sudah dilengkapi dengan tachometer untuk mengetahui seberapa besar tekanan didalam ban.

Tips Isi Tekanan Ban Motor Yang Ideal
Tachometer untuk mengukur tekanan angin pada ban, image by : 1stgearmotorcycleschool, ca


Sebab masih banyak sekali para pemilik sepeda motor yang mengisi tekanan angin ban hanya dengan mengandalkan "feeling gauge" alias alat ukur berupa perkiraan saja. Biasanya mereka - mereka ini mengandalkan jemari mereka untuk menekan atau memencet ban motor saat sedang diisi.

Baca juga : Waspadalah dengan tukang tambal ban yang curang

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan saat hendak mengisi angin ban adalah mengenai ukuran tekanan yang digunakan. Kalian sebagai pemilik wajib tahu ukuran tekanan ban yang disarankan untuk digunakan.

Untuk motor bebek ataupun motor matik untuk ukuran tekanan angin yang direkomendasikan adalah 28 hingga 30 psi untuk ban depan, dan 33 hingga 34 psi untuk ban belakangnya. Sedangkan ukuran tekanan angin yang ideal untuk motor jenis sport adalah 30 psi untuk ban depan, dan 34 psi untuk yang belakang.

Jika akan membonceng orang atau memuat barang yang lebih berat, ukuran tekanan ban yang di tambah hanya pada ban bagian belakang disesuaikan dengan berat beban yang diangkut saat itu, sedangkan untuk tekanan angin ban depan tetap.

Menggunakan tekanan angin yang tidak ideal dapat beresiko mulai dari ban yang cepat botak hingga kecelakaan di jalan raya. Nah semoga sedikit tulisan diatas dapat bermanfaat untuk kita semua.

Baca juga : Ketahui berbagai penyebab ban motor mengalami kebocoran